Website Resmi SMK Negeri 1 Mempawah Timur

WE WILL GO ON CHALLENGE AS GOOD QUALITY SMK 1 MT

Oleh: Ridwansyah

SMK Negeri 1 Mempawah timur sebagai sekolah kejuruan yang awalnya berbasis pertanian yang saat ini berkembang menjadi sekolah dengan berbagai jurusan terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga dapat beradaptasi dengan pendidikan yang semakin variatif.

Sebagai sekolah terbesar di Kalimantan Barat yang menempati areal seluas 33,33 Ha, SMKN 1 Mempawah Timur jelas merupakan tidaklah mudah dalam pengembangannya karena harus didukung dengan infrastruktur, sumber daya manusia, dan sumber dana yang tersedia.

Memasuki era digital saat ini, otomatis dibutuhkan infrastuktur yang menunjang sehingga mampu bersaing dalam dinamika pendidikan yang semakin maju dan berkembang. Kemunculan babak revolusi industri baru di jagat raya, revolusi industri 4.0.  Revolusi ini mampu membuka berjuta peluang dalam dunia digital dan otomatisasi, hingga yang paling melejit saat ini adalah Artificial Intelligence (AI). Untuk menghadapi era ini, peningkatan skill kerja generasi muda sangat dibutuhkan.

Salah satu solusi untuk memperbaiki dan meningkatkan sumber daya generasi muda adalah dengan pembekalan yang baik dalam dunia pendidikan. Dunia pendidikan harus dibenahi sesegera mungkin demi melahirkan lulusan yang tak hanya kompeten dan mahir pada teori, namun juga ahli dalam mengimplementasikan teori tersebut melalui kerja praktik. Sehingga generasi tersebut mampu memanfaatkan peluang dalam era digital 4.0 sebaik-baiknya.

Hal tersebut di ataslah yang terus menerus digenjot oleh stackholder SMK Negeri 1 Mempawah Timur walau masih terdapat kekurangan terutama dalam hal sumber daya manusia-nya.

Dengan kesegala kesiapannya sebagai Sekolah Unggulan dan Sekolah yang akan menjadi Sekolah Pusat Keunggulan, maka tantangan itu akan menjadi sangat besar ke depannya.

Menurut Kepala Sub Direktorat Penyelarasan Kejuruan Kemendikbud Saryadi mengaku, tantangan yang dihadapi SMK sangat kompleks. Mulai dari kesempatan kerja yang minim dan hanya terpusat di kota-kota besar saja, hingga kesenjangan antar-SMK.

“Banyaknya SMK yang berada di daerah-daerah juga menjadi tantangan kesenjangan baru, karena akses informasi untuk mendapatkan informasi kerja juga jadi minim,” kata Saryadi dalam diskusi “Pendidikan Vokasi Masih Cetak Pengangguran, Apa yang Salah?” di Bakoel Koffi Cikini, Jakarta.

Apa bila sistem pendidikan hanya berkutat kepada teks book ( kurikulum ) yang tidak diselaraskan kepada dunia industri dan dunia jasa niscaya akan menjadi kesenjangan yang semakin dalam. Sekolah harus mampu “out of book” dalam mencipta, ber-kreasi, ber-produktiviti dan bekerjasama sepanjang tidak menyalahi peraturan yang ada.

SMKN 1 Mempawah Timur terus menerus menerapkan strategi yang dibutuhkan demi melahirkan para tenaga produktif nantinya.

Menurut Rupert Evans (1978) merumuskan pendidikan kejuruan bertujuan untuk:

  1. Memenuhi kebutuhan masyarakat akan tenaga kerja;
  2. Meningkatkan pilihan pendidikan bagi setiap individu;
  3. Mendorong motivasi untuk belajar terus.

Berdasar hal itu, kesiapan sebagai sekolah unggulan yang produktif terus menerus digenjot disamping menyiapkan ketersediaan pangsa pasar keterserapan para alumni untuk bekerja.

Pada intinya, siap berkembang, siap bekerja dan siap bekerja sama sehingga dapat mewujudkan harapan tujuan pendidikan, masyarakat, orang tua dan para tenaga pendidik tentunya.

sumber: dari berbagai sumber

(Penulis, Ridwansyah, S.Pd)

3 pemikiran pada “WE WILL GO ON CHALLENGE AS GOOD QUALITY SMK 1 MT

  1. Mantap.semoga terus kita tingkatkan semangat bekerja,berkarya,dan berwirausaha utk meningkatkan layanan dan mutu pendidikan.

  2. Mantap semoga SMKN 1 Mempawah Timur Menjadi Pendidikan Vokasi Menengah yang cakap dan tangguh untuk mencetak SDM yang unggul untuk bangsa dan Negara

Tinggalkan komentar